Market Day Ala SDITQ Banjarmasin: Ada Fiqih Jual Beli Dipadu Kreatifitas Siswa

November 08, 2025
Market Day Ala SDITQ Banjarmasin - Ada Fiqih Jual Beli Dipadu Kreatifitas Siswa

Sekolah Dasar Ilmu Tahfidzul Qur’an (SDITQ) Imam Syafi’i Banjarmasin melaksanakan Market Day.

Market Day di SDITQ Banjarmasin ini berlangsung dua hari, 12-13 September 2025, di halaman sekolah diikuti seluruh siswa mulai kelas 1-3 sebagai pembeli serta 4-6 sebagai penjual.

Ketua Pelaksana Market Day, Lukman Hakim menjelaskan, kegiatan ini menjadi momen edukatif dimana para siswa belajar langsung tentang kewirausahaan, muamalah/transaksi jual beli, hingga kreativitas produk anak-anak.

“Kegiatan kita laksanakan tiap tahun yang mengajarkan anak-anak edukasi jual beli,” kata Lukman di sela acara.

Mengusung tema Greenpreneur Cilik yang bertujuan menekankan anak-anak terhadap pentingnya makanan sehat dan cinta lingkungan.

“Maksud dari cinta lingkungan adalah mereka menjaga lingkungannya agar tetap bersih diantaranya dengan membuang sampah pada tempatnya,” jelas Lukman.

Selain itu, pihaknya mengutamakan kemasan yang ramah lingkungan dan menghindari plastik sekali pakai yang sulit didaur ulang.

“Adanya edukasi ini minimal anak-anak ini mendapatkan kesadaran bahwa pentingnya menjaga lingkungan dari hal-hal kecil,” ungkap Lukman.

Menurut Lukman, ilmu yang didapatkan dalam kegiatan ini sangat penting bagi anak-anak yang jarang mereka dapatkan dalam pembelajaran di kelas.

“Harapannya anak-anak bisa mengaplikasikannya di dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Sebelum Market Day diselenggarakan, pihaknya terlebih dahulu membekali siswa dengan pelajaran fiqih jual beli baik itu pengertian, syarat, maupun rukun dalam. jual beli.

“Pengajar juga mengedukasi tentang adab makan dan minum bagaimana kita dalam Islam diajarkan sesuai tuntunan nabi Muhammad SAW,” tutur Lukman.

Di akhir sesi Market Day, anak-anak turut mengisi lembar refleksi yang dipandu oleh wali kelas masing-masing.

Lembar refleksi ini berisi kegiatan sederhana, antara lain menghitung keuntungan dari hasil penjualan serta menjawab beberapa pertanyaan terkait pengalaman selama Market Day.

“Lembar ini tidak langsung dikerjakan di sekolah, tetapi dibawa pulang dan dikerjakan bersama orang tua di rumah. Dengan begitu, anak-anak dapat lebih memahami apa yang telah mereka lakukan, rasakan, dan pelajari selama kegiatan berlangsung,” pungkas Lukman.

Salah satu siswa, Aufa Nur Ramadhan mengaku senang lantaran kegiatan ini bisa menghasilkan uang. “Senang karena bisa dapat duit,” ucap Aufa.

Siswa kelas 6 tersebut menjual makanan dan minuman seperti Rice Bowl Ayam Teriyaki dan Smoothies. “Alhamdulillah banyak pembelinya dan untungnya dapat 170 ribu,” tandas Aufa.

Sementara itu, salah satu orangtua siswa, Nani memberi kesan positif terhadap pelaksanaan Market Day khususnya mengenai tata cara berdagang sesuai ajaran Rasulullah SAW.

“Bagus sekali ya untuk mengajarkan anak-anak sejak dini cara berdagang serta adabnya sebagai pembeli dan pedagang,” ujar Nani.

Ia berharap dalam Market Day ini siswa sekaligus dapat belajar cara menghitung dan memahami cara belanja.

“Anak-anak dituntun belajar bagaimana sabar, etika, dan adab dalam berbelanja,” tutup Nani.

Artikel ini telah tayang di Kanal Kalimantan pada 13 September 2025.

Recent Posts

Ingin Meraih Mahkota Syurga dari Permata Yaqut?

Raih keutamaan mendidik anak menjadi penghafal Al-Qur’an, sehingga kelak putra-putri Anda yang shalih dan shalihah akan memberikan mahkota dari permata Yaqut di Syurga.

Berita Terkait