Suasana riuh penuh semangat tampak di halaman Sekolah Dasar Islam Tahfizhul Qur’an (SDITQ) Imam Syafi’i Banjarmasin, Jumat (12/9/2025).
Para siswa-siswi bertransformasi menjadi pedagang cilik dalam gelaran Market Day Greenpreneur Cilik yang berlangsung selama dua hari.
Ketua pelaksana, Ustaz Lukman, menyebut kegiatan ini mengusung tema “Pasar Sehat, Cinta Lingkungan” dengan tagline “Sehat Dagangannya, Bersih Alamnya.”
“Ini agenda tahunan sekolah. Tahun ini kami langsung melaksanakan Market Day selama dua hari berturut-turut,” ujarnya.
Anak-anak juga diedukasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari membuang sampah pada tempatnya hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Tujuan kegiatan ini ada dua. Pertama, mengenalkan anak-anak pada makanan sehat. Kedua, menanamkan cinta lingkungan dengan pembiasaan tidak membuang sampah sembarangan,” terang Lukman.

Tak hanya itu, sebelum kegiatan berlangsung, para siswa juga diberikan pembelajaran mengenai adab transaksi jual beli. Sekolah bahkan menyiapkan kantong sampah khusus agar area kegiatan tetap bersih dan tertib.
Agar semakin menarik, pihak sekolah mengadakan lomba stand terbaik dengan hadiah bagi para pemenang.
“Harapannya, anak-anak bisa mendapat manfaat ganda: belajar wirausaha sekaligus peduli lingkungan,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, siswa melaksanakan sesi refleksi. Mereka diminta menghitung keuntungan hasil penjualan serta menjawab beberapa pertanyaan tentang pengalaman Market Day.
Lembar refleksi ini dibawa pulang untuk dikerjakan bersama orang tua, sehingga pembelajaran semakin bermakna.
Dengan konsep edukasi menyenangkan, Market Day Greenpreneur Cilik di SDITQ Imam Syafi’i bukan hanya sekadar pasar mini, tetapi juga wadah menanamkan nilai hidup sehat, peduli lingkungan, sekaligus jiwa kewirausahaan sejak dini.
Artikel ini telah tayang di Shaloka Indonesia pada 12 September 2025.


